Makna dan Tema Bahasan Ilmu Tauhid - el tawashi

Terbaru

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Kamis, 19 November 2020

Makna dan Tema Bahasan Ilmu Tauhid

Islam sebagai agama memiliki tiga aspek yang tidak dapat dipisahkan, yaitu keyakinan (akidah), ritual peribadatan (syariah), dan akhlak (akhlak). Masing-masing dibahas dalam disiplin ilmu yang berbeda. Akhlak didalami oleh ilmu tasawuf, ritual peribadatan diulas dalam fikih, sedangkan keyakinan atau akidah dibahas dalam ilmu tauhid.

Berikut adalah pokok-pokok pengantar ilmu tauhid yang disarikan dari Syarh al-Kharidah al-Bahiyyah yang ditulis oleh Imam Abu al-Barakat al-Dardir (w.1201 H).

***

Tauhid berasal dari kata berbahasa Arab yang berarti mengesakan. Sedangkan sebagai disiplin ilmu, tauhid adalah ilmu yang bertujuan untuk mengukuhkan keimanan yang diperoleh dari dalil atau bukti yang bersifat pasti (yaqiniyyah).

Pembahasan ilmu tauhid mencakup empat tema besar.

Tema pertama adalah Allah SWT dari segi sifat-sifat yang memang dimiliki secara niscaya (wajib), sifat yang mungkin dan yang mustahil ada pada Allah SWT.

Tema kedua adalah para utusan Allah SWT dari segi sifat-sifat yang memang dimiliki secara niscaya (wajib), sifat yang mungkin dan yang mustahil ada pada diri mereka.

Tema ketiga adalah alam* sebagai petunjuk atas keberadaan Allah SWT.

Tema keempat adalah perkara lain yang hanya dapat diketahui melalui jalur riwayat (sam'iyyat), seperti surga-neraka, keberadaan malaikat beserta nama-namanya, dan adanya hari perhitungan.


Keterangan:
* Kata alam di sini merujuk  pada segala sesuatu selain Allah SWT (semua makhluk), termasuk malaikat, surga, 'arsy, dsb.

Tidak ada komentar:

Post Top Ad

Responsive Ads Here